Berita Masjid

Monzaik Islam

Masjid Kecamatan

Latest Updates

Cara Mudah Menemukan Masjid di Singapura

4/05/2017
Singapura adalah negara sekuler yang menerapkan disiplin dan toleransi tinggi bagi setiap warganya. Pemerintahnya sangat detail dan teknis mengatur setiap hak dan kewajiban warganya. Termasuk dalam mengatur tempat ibadah dan tata cara beribadah bagi umat beragama.

Cara Mudah Menemukan Masjid di Singapura
Masjid Sultan Singapura

Islam memang bukan agama mayoritas di Singapura. Namun, keberadaannya terpusat sehingga kita di sini bisa dengan mudah menemukan perkampungan dan perkumpulan masyarakat Islam. Seperti halnya makanan halal, masjid pun mudah kita jumpai di daerah ini. Cuma, azan tidak dikumandangkan memakai loudspeaker atau toa seperti di Indonesia, cukup hanya terdengar di pekarangan masjid saja.

Dua hari lalu saya berkunjung ke Singapura dalam lawatan saya ke Batam. Saya saksikan, aktivitas belanja dan jalan-jalan di negara kecil ini biasanya akan menghabiskan banyak waktu kita di mal, pusat keramaian, dan tempat wisata. Namun, ada satu hal yang tidak akan kita jumpai di pusat keramaian Singapura, yaitu mushalla atau masjid.

Saat waktu Zuhur tiba, saya dengan bermodalkan peta Singapura yang dibagikan gratis ternyata sangat mudah menemukan masjid di peta Singapura. Ada puluhan masjid di Singapura yang letaknya tidak di persimpangan bahkan tak punya halaman yang luas. Peta digital maupun cetak menjadi andalan bagi pelancong saat jalan-jalan di Singapura. Karena sangat informatif dan akurat, pelancong akan sangat dimudahkan menemukan tempat, jadwal, dan informasi lainnya di Singapura. Demikian juga dengan informasi tempat ibadah.

Rata-rata masjid di Singapura terletak di tempat tersembunyi, tidak seperti di Indonesia, terutama di Aceh. Masjid bukan menjadi bagian utama dalam pembangunan di Singapura, tapi tetap tidak dinafikan. Banyak masjid terletak justru di sela-sela gedung, di belakang mal, atau hanya menjadi bagian dari floor sebuah gedung. Namun, tidak susah menemukan masjid-masjid tersembunyi itu. Di peta Singapura, sekecil dan seterpencil apa pun masjid itu, tetap tertera. Subhanallah.

Bila pelancong berbelanja di kawasan Orchid Road, ada Masjid Alfalah di jalan menuju Rumah Sakit Elizabeth. Masjid ini hanya bagian kecil dari lantai gedung Caimhill Place, namun suasananya sangat nyaman dan sangat memperhatikan privasi kaum muslimah. 

Kebanyakan masyarakat Indonesia berbelanja oleh-oleh di Mustafa Centre, kawasan Little India. Nah, di seberang Mustafa Centre, tepatnya di Birch Road terdapat Masjid Angullia yang berasitektur India. Sebelum shalat mereka membersihkan masjid ini untuk Jumatan.

Kawasan Clarke Quay, setiap malam penuh dengan para turis yang menikmati sajian hiburan di sepanjang Singapore River. Bila kita kebetulan berada di sini, datangi saja Masjid Omar Kampung Malaka. Letaknya di belakang Kementerian Energi Singapura.

Tak lengkap rasanya bila ke Singapura tidak berfoto di Patung Singa, Merlion Park. Pelancong biasanya juga berkunjung ke Esplanade, gedung teater berbentuk durian sambil menikmati kemegahan Gedung Kembar Tiga Marina Bay Sands. Jika kebetulan mampir di sini dan masuk waktu shalat, kita bisa shalat di Masjid Jamae Chulia. Letaknya berseberangan dengan Stasiun Kereta MRT China Town.

Alternatif lainnya kita bisa ke Masjid Burhani yang terletak di kawasan Capitol Building di Jalan Victoria. Diperuntukkan bagi pegawai negeri Singapura yang muslim yang bekerja di Capitol Building, tapi tidak ada salahnya untuk dikunjungi.

Pelancong yang berkunjung ke Nahnyang Technology of University, salah satu kampus terbaik di dunia, tersedia Masjid Almuttaqin di belakang Halte Ang Mo. Masjid ini minimalis, tapi dilengkapi AC.

Untuk Anda yang senang berkunjung ke museum, Singapuralah tempatnya. Salah satunya adalah Museum Nasional Singapura di kawasan Stamford Road. Nah, di sini ada juga masjid, namanya Masjid Bencoolen, tak jauh dari pintu Istana Presiden Singapura.

Tempat belanja lainnya di Singapura adalah kawasan Bugis Street. Di sini terdapat barang-barang berstandar internasional, tapi bisa ditawar. Terdapat banyak diskon bila kita berkunjung pada akhir tahun, hari raya imlek, atau saat Singapore Sale. Di sini juga ada masjid megah, Masjid Abdul Ghaffur. Banyak fasilitas di masjid ini yang bisa dimanfaatkan. Misalnya, peci gratis, air minum hangat dan dingin dari keran air, dispenser minuman seperti moccacion, milo, dan kopi susu.

Pusat kegiatan muslim di Singapura terletak di kawasan Braddel. Di sini terdapat Singapore Islamic Hub atau Majelis Umat Islam Singapura. Juga ada masjid di dekat sini, yakni Masjid Muhajirin.

Saat travelling di Singapura, Anda sangat direkomendasikan belajar menggunakan peta. Namun, sangat penting untuk tetap menjaga waktu shalat di mana pun kita berada. Jadi, sebelum ke Singapura, buatlah rute di mana akan melaksanakan shalat baik secara jamak qasar maupun tidak di titik-titik yang terdapat masjid di sekitarnya. Kita bakal menemukan suasana berbeda saat shalat dengan warga negara lainnya sesama muslim. Selamat berwisata. [email penulis: jurnalis_jh@yahoo.com]


Siapkan Generasi Qurani dari Masjid

4/05/2017

MASJID-ALFALAH.OR.ID | Taman Pendidikan Alquran (TPA) Masjid Al-Falah Sigli, Pidie dirintis sejak tahun 1995 oleh Muhammad Nur (almarhum). Jumlah murid 145 orang dan guru 23 orang (dua guru laki-laki).

Siapkan Generasi Qurani dari Masjid
Masjid Agung Al Falah Sigli Kabupaten Pidie


“Tujuan dibentuknya TPA Masjid Al-Falah, untuk menyiapkan anak didik menjadi generasi Qurani. Yakni, generasi yang mencintai Al-Quran. Berpegang teguh pada Quran dan menjadikan Al-Quran sebagai bacaan dan pedoman hidup sehari-hari,” kata Pengelola TPA Masjid Al-Falah Sigli, Ropita SPd, kepada Serambi.

Dijelaskan, sistem belajar di TPA Masjid Al-Falah dibagi kepada dua kelas. Yaitu, kelas sore dan kelas pagi. (Lihat, jadwal belajar). Pesertanya adalah anak-anak yang masih mengenyam pendidikan di tingkat TK dan kelas I hingga VI SD/MI.

“Umumnya anak-anak yang belajar disini berasal dari Kota Sigli, Simpang Tiga, Bambi, dan Garot. Mereka diajarkan membaca Alquran dengan metode Iqra, serta hafalan doa, surat-surat pendek, ayat pilihan, hadits, dan ilmu dasar Islam,” kata Ropita.

Khusus kelas tinggi, katanya, anak-anak diajarkan tajwid, Bahasa Arab, baca kitab akhlaq, dan belajar qiraah (qari). Untuk biaya tahunan dipungut Rp 50.000 per orang merupakan infak murid. Biaya itu disesuaikan dengan kemampuan orang tua wali murid. Untuk biaya honor guru, katanya, diberikan jerih Rp 15.000 per orang per hari. Biaya tersebut sebagian besar dari sumbangan (infak) peserta pengajian.

Dikatakan, saat ini TPA Masjid Al-Falah masih kekurangan dana operasional, termasuk untuk membiayai honor para guru. Pada tahun 2012, TPA ini menerima bantuan pihak luar, yakni dari Baitul Mal Sigli sejumlah Rp 4 juta. Meski keterbatasan dana, tapi TPA Masjid Al-Falah tetap mempertahankan aktifitas belajar mengajar di TPA tersebut.(Muhammad Nazar)

Indahnya Arsitektur Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi

1/31/2017
Mendengar Dubai atau Abu Dhabi, tentunya kita langsung membayangkan betapa indah dan megahnya arsitektur di kota tersebut. Keduanya dikenal sebagai surga dunia arsitektur. Berbagai bangunan ikonik bisa ditemukan di kedua kota tersebut.

Indahnya Arsitektur Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi
Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi 

Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi menjadi salah satu bangunan masjid yang sangat megah di Abu Dhabi. Keindahan arsitektur ini tak diragukan lagi. Ribuan jamaah, pelancong dan turis dari seluruh dunia telah berkunjung ke masjid ini.

Seorang fotografer asal Inggris Julian John dalam kunjungannya beberapa waktu lalu mencoba mengabadikan kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi menggunakan kameranya. Ia menggunakan kamera Nikon D800 dengan lensa Nikon 24-70mm dan lensa Tamron 70-200mm."Bagi saya ini adalah permata Uni Emirat Arab,"terangnya seperti yang diberitakan oleh Daily Mail.




Seperti yang kita ketahui Masjid Agung Sheikh Zayed adalah masjid yang berada di kota Abu Dhabi, ibukota Kerajaan Uni Emirat Arab. Masjid ini dinamai sesuai tokoh besar dibalik ide pembangunannya, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, tokoh nasional Uni Emirat Arab sekaligus pendiri Negara Uni Emirat Arab.

Bangunan masjid ini terinspirasi dari arsitektural Mughal (India, Pakistan, Bangladesh) dan Mooris (Maroko). Dibangun dengan 82 kubah bergaya Maroko dan semuanya dihias dengan batu pualam putih.

Masjid Agung Sheikh Zayed memiliki lebih dari 1.000 pilar di area luar yang dilapis dengan lebih dari 20 ribu lembaran pualam dan batu alam polesan. Di sekeliling mesjid terdapat rangkaian kolam seluas 7.874 m2 yang dibangun menggunakan bahan keramik lantai warna gelap.


Rancangan impresif menghias sisi dalam masjid dengan menggunakan material pualam Italia dipadu dengan rancangan ukiran floral di ruang sholat utama serta dinding sisi luar yang dihias dengan mozaik kaca emas.


Sumber : pekanbaru.tribunnews.com

29 Masjid di Pidie Jaya Ambruk

1/31/2017
MEUREUDU - Sebanyak 29 rumah di Kabupaten Pidie Jaya, ambruk akibat guncangan gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR). Kepada Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie Jaya Nazir menyebutkan, dari 71 masjid yang tersebar di kabupaten tersebut 29 sembilan diantaranya rusak parah akibat guncangan gempa Rabu pagi.

29 Masjid di Pidie Jaya Ambruk
Foto aerial umat muslim menunaikan Shalat Jumat di Masjid Jamik Quba, Pidie Jaya, NAD, Jumat (9/12).


"Data yang sudah kami kumpulkan saat ini 29 masjid rusak parah dan 28 masjid rusak ringan," sebut Kadis Syariah Islam Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (9/12)

Nazir mengakui, warga yang berdomisili di area masjid yang rusak parah tersebut dini hari (Jumat) akan melaksanakan shalat di halaman masjid dengan menggunakan alas apa adanya.

"Laporan yang saya terima, hari ini sebagian warga akan melaksanakan shalat Jumat di halaman mesjid dengan menggelar sajadah apa adanya, yang penting rukun shalatnya terpenuhi," ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap, bantuan dari pemerintah maupun donasi dari masyarakat secara individu untuk merehabilitasi segera rumah ibadah yang rusak parah itu untuk mempermudah umat melaksanakan ibadah sehari-hari.

"Kita berharap bantuan pemerintah dan swasta secara swadaya untuk membagun kembali masjid yang rusak parah itu," harap Nazir.

Ada pun masjid yang rusak parah tersebut, tersebar di seluruh Kabupaten Pidie Jaya meliputi kecamatan, Meureudu, Meurah Dua, Bandar Dua, Pante Raja Tringgadeng, Samalaga, Alee Glee, dan Jangka Buya

Sumber : Antara

15 Ribu Masjid di Maroko akan Ramah Lingkungan

1/31/2017
Pemerintah Maroko terus menggiatkan dukungan bagi energi bersih dan terbarukan. CNN Money melaporkan, Selasa (15/11), negara di Afrika Utara itu telah memasang sistem lampu hemat energi dan teknologi solar di lebih dari 100 masjid pada tahun ini.

15 Ribu Masjid di Maroko akan Ramah Lingkungan
Masjid Koutoubia di Kota Marrakech, Maroko

Lebih lanjut, hal itu juga akan mencakup 15 ribu masjid milik negara di seantero Maroko dalam lima tahun ke depan. Jumlah itu setara dengan 30 persen total rumah ibadah Islam di negara tersebut.

Pemerintah setempat telah mengucurkan dana miliaran dolar AS untuk mempersiapkan diri dari ketergantungan terhadap impor migas. Di samping itu, kebijakan energi ramah lingkungan akan berkontribusi pada pengentasan polusi udara.

Sebagai informasi, menurut data International Energy Agency, hampir 95 persen kebutuhan energi di Maroko dipasok dari luar. Ahmed Bouzid, selaku kepala manajer proyek, menjelaskan, masjid sengaja dipilih menjadi sasaran kebijakan jangka panjang ini.

“Ini hanya langkah awal bagi program infrastruktur nasional yang lebih besar lagi,” kata Bouzid kepada CNN Money, Selasa (15/11).

Adapun target utamanya, lanjut dia, pada 2030 agar dunia industri dan rumah tangga di Maroko menghemat konsumsi energi tak terbarukan hingga 20 persen.

Otoritas setempat telah menganggarkan dana 30 ribu dolar AS kepada masjid-masjid agar benar-benar menuju energi hijau. Hal itu dinilai cukup efektif lantaran terjadi penurunan tagihan energi hingga 80 persen atau setara 7.000 dolar per tahun.

Sumber : khazanah.republika.co.id

Masjid Alfalah, Icon Kota Sigli

1/30/2017
Selama ini Pidie belum mempunyai sebuah masjid yang representatif, memenuni harapan dan kebutuhan warga di Kota Sigli sebagai ibu kota kabupaten. Saat peletakan dengan perencanaan, pembangunan masjid ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar RTp 300 miliar. Saat peletakan batu pertama pada Kamis, 30 Juli 2015, Bupati Sarjani mengatakan, pembangunan masjid ini merupakan impiannya sejak dilantik sebagai bupati.

Masjid Alfalah, Icon Kota Sigli


“Dengan bantuan semua pihak, masjid ini akan cepat selesai. Insya Allah,” kataSarjani. Supaya pembangunannya cepat tuntas, Bupati Pidie itu mengeluarkan Perbup No 11 tahun 2016 tentang Pengelolaan Infak dan Sedekah di Kabupaten Pidie. Tujuannya untuk mempercepat proses pembangunan Masjid Agung Al Falah Sigli. Sebanyak 70 persen dana yang dihimpun dari zakat dan sadaqah tersebut kelak akan didistribusikan untuk pembangunan Masjid Agung Al Falah Sigli ini. Setiap tahun diperkirakan terkumpul uang senilai Rp 5 miliar. “Sesuatu yang kita laksanakan dengan Ikhlas, insya Allah akan mendapatkan jalan yang mudah dari Allah,” kata Sarjani.

Arsitektur Masjid Agung Al-Falah baru Sigli, T Alaidinsyah menjelaskan, masjid itu dirancang sebagai pusat pendidikandan kebudayaan, yang berada dalam satu kompleks yang akan dilengkapi dengan Islamic Centre. Awalnya ada berbagai rancangan yang diajukan. Akhirnya disepakati rancangan yang tidak banyak tiang dan diperkirakan bisa menampung lebih kurang 6.000 jamaah.Pilar utama berjumlah enam, yang menandakan rukun iman enam perkara. Jendelanya 99 buah, yang merupakan asmaul husna.

Menurut Alaidin, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam merancang masjid ini, yakni fungsional, struktur, dan kekuatan dari gangguan alam. Pada tahun 2015, ada 764 titik tiang pancang yang dibuat dengan anggaran Rp 16 miliar, sedangkan di tahun 2016 ada 379 titik, yang ditambah 14 poor pondasi dengan anggaran Rp 10 miliar. Jika kelak rampung sebagaimana yang direncanakan, maka ini menjadi salah satuicon bagi Kabupaten Pidie, khususnya menyangkut pembangunan di bidang keagamaan.

Sumber : Serambi Indonesia
 
Copyright © MASJID AGUNG AL - FALAH - SIGLI. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates